Kamis, 26 Mei 2011

SISTEM PENGAPIAN

Pengapian Elektronik

Masalah pada Sistem Pengapian Konvensional
Kelemahan utama terdapat pada kontak pemutus.
Pada motor yang mempunyai silinder banyak dan berputar cepat maka frekuensi pemutusan kontak pemutus tinggi.

Perbandingan motor 4 langkah silinder dengan 6 silinder pada putaran motor 5000 rpm.

Frekuensi pemutusan kontak pemutus tinggi  Û  waktu penutupan pendek Û arus primer tidak mencapai maxsimal, kemampuan pengapian kurang, masalah terjadi khususnya pada motor bersilinder banyak.
Grafik kemampuan pengapian
Daerah yang pasti bisa meloncatkan bunga api
DU       :  Tegangan cadangan minimum
Uz       :  Tegangan pengapian minimal
Jumlah pengapian
Pada motor 3 silinder mempunyai jumlah putaran 6000 permenit dilihat dalam grafik pa-da kondisi ini bunga api masih meloncat dengan sempurna ( 9000 pengapian / menit ).
Kebalikannya untuk motor 8 silinder yang berputar 6000 rpm : tidak dapat meloncatkan bunga api dengan baik (24000 pengapian / menit ).
Kesimpulan
Pada jumlah pengapian 12000/menit : merupakan batas peralihan kemampuan dari pengapian konvensional.
Untuk memperbesar daya pengapian pada silinder  banyak dapat digunakan sistem pengapian ganda.
Sistem pengapian ganda terdiri dari  :
Dua kontak pemutus,dua koil dan dua jari-jari rotor

Dengan pengapian ganda untuk motor 6 silinder mempunyai sudut dwell sama dengan motor 3 silinder pengapian tunggal.
Sudut dwell 2 kali lipat dibanding pengapian tunggal (1 koil, 1 kontak pemutus) Kemampuan pengapian lebih kuat
Kelemahan  :
?   Sistem ini perlu disinkronisasikan
?   Pada interval waktu yang pendek, kontak pemutus perlu distel kembali
Pengapian dengan kontak pemutus dobel
Pada sistem ini hanya menggunakan satu koil pengapian

Diagram pengapian
Sudut buka 70, sudut dwell 50/tiap kontak pemutus

Sudut dwell 500 Þ  kemampuan pengapian baik
Þ sudut dwell lebih besar daripada kontak
pemutus tunggal.
Kelemahan  :
Pada sistem ini perlu disinkronisasikan karena sensitif terhadap perubahan kontak pemutus.

Pengapian Elektronik dengan Kontak Pemutus (TCI-K)
Pengapian ini biasanya digunakan untuk memodifikasi pengapian konvensional .
Maksudnya disini adalah hanya dengan mengganti koil pengapian dan menambah kontrol unit elektronik sudah terpasang sistem pengapian elektronik dengan kontak pemutus.
1 Set kontrol unit elektronik dan koil
clip_image002[4] Bila koil tetap hanya ditambah dengan kontrol unit akibat :
Daya pengapian tidak akan berubah
Bila hanya koil yang diganti, akibat :
Kontak pemutus cepat aus
Daya menjadi tinggi
Platina tetap yang lama

Keuntungan :
— Arus primer lebih besar Þ daya pengapian lebih tinggi
— Kontak pemutus tidak aus lagi Þ arus pengendali kecil
— Bila kontrol unit rusak Þ mudah diganti ke pengapian konvensional
Kelemahan :
— Tumit ebonit masih bisa aus Þ saat pengapian perlu penyetelan ulang (pada waktu yang cukup lama)
— Pada putaran tinggi Þ terjadi pentalan yang mempengaruhi kerja kontrol unit
Kontak pemutus masih sensitif terhadap kotoran
aa
Prinsip kerja :
  • Kontak Pemutus Membuka
a
  • Kontak Pemutus Menutup
clip_image002[8]
a
Data-data pengapian TCI – k (Silisium)
clip_image002[12]
a

Macam-macam pengirim sinyal
Meskipun pada TCI –K --- kontak pemutus tidak akan terbakar tetapi ada keausan yang terjadi pada tumit ebonit dan gangguan-gangguan seperti :
  • Kontak pemutus kotor
  • Prellung/pentalan
  • Dll
Untuk mengatasi hal tersebut dapat digunakan pengirim sinyal sebagai pengganti kontak pemutus.

a
Keuntungan :
— Tidak ada keausan pada kontak pemutus
— Saat pengapian perlu distel sekali saja dan kontrol waktu servis
— Tidak ada gangguan karena prellung
— Mudah untuk diperiksa
— Bantalan pada poros distributor tidak aus lagi
a
Induksi terjadi karena :
— Perubahan medan magnet yang terjadi pada inti
— Perubahan medan karena berputarnya rotor
Kalau dilihat dari osiloskop maka bentuk induksi
clip_image002[12]
Kelemahan :
— Karena sinyal yang dikirim masih dalam bentuk arus bolak-balik, maka pada kontrol unit elektronik masih harus dilengkapi dengan pembentuk sinyal (abb Þ segi empat).
— Memberi informasi hanya pada saat pengapian saja.
Pengirim sinyal iduktif pada roda gaya

a

Pada roda gaya terdapat dua segmen yang dipasang dengan sudut 1800, akan memberikan bentuk sinyal t1 dan t2.
a
Sinyal yang dikirim memberikan 2 data :
Posisi poros engkol yang tertentu
Jumlah putaran
a
a
  1. Sudu
  2. Plat penghantar
  3. Magnet
  4. IC hall
  5. Plak penghantar
a

a
a
a
Keuntungan :
Sinyal kotak / balok
— Tegangan hall selalu konstan / tidak tergantung Rpm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar